Setelah pemilihan anggota transgender pertama di Kongres AS, perselisihan mengenai penggunaan toilet di Gedung Kongres muncul. Anggota Kongres dari Partai Republik, Mike Johnson, mengatakan bahwa toilet seharusnya khusus untuk "individu berdasarkan jenis kelamin biologis mereka". Pernyataan ini didukung oleh rekan separtainya, Nancy Mace, yang mengajukan sebuah resolusi yang menargetkan anggota Kongres dari Partai Demokrat, Sarah McBride, yang berasal dari Delaware.
Respon dari Partai Demokrat sangat cepat. Hakeem Jeffries, pemimpin Partai Demokrat di Dewan Perwakilan, menyebut tindakan tersebut sebagai "mobbing". Sementara itu, Chuck Schumer, pemimpin mayoritas di Senat, menggambarkan resolusi tersebut sebagai "kejam dan jahat".
Mike Johnson menyebut bahwa di Gedung Capitol juga terdapat banyak toilet unisex dan setiap kantor anggota Kongres memiliki toilet sendiri. Namun, Gedung Kongres memiliki sekitar 600 ruang, dan perjalanan dari beberapa kantor anggota ke ruang parlemennya bisa memakan waktu sampai sepuluh menit. McBride menanggapi tindakan ini dengan menyebutnya sebagai upaya jelas dari Partai Republik untuk "mengalihkan perhatian dari fakta bahwa mereka tidak memiliki solusi nyata untuk masalah yang dihadapi rakyat Amerika".
Menurut McBride, Kongres seharusnya lebih fokus pada upaya untuk membuat biaya sewa dan layanan kesehatan lebih terjangkau, daripada terlibat dalam "perang budaya". Wanita berusia 34 tahun ini terpilih untuk duduk di Dewan Perwakilan AS pada pemilihan bulan November dan akan mulai bekerja pada bulan Januari sebagai wanita transgender pertama di sana.
Isu ini mencerminkan ketegangan yang lebih besar di AS terkait hak-hak transgender dan kebijakan sosial, dengan banyak anggota Kongres yang saling berdebat tentang bagaimana seharusnya perlakuan terhadap individu transgender di ruang publik.
Kongres AS transgender toilet Sarah McBride Mike Johnson