Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Indonesia dan AS Perpanjang Kerja Sama Pembangunan hingga 2026

Indonesia dan Amerika Serikat (AS) telah sepakat untuk memperpanjang Kerangka Kerja Sama Pembangunan Bilateral hingga September 2026. Kesepakatan ini ditandatangani oleh Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan (Bappenas) di Jakarta pada pekan ini.

Dalam pernyataannya, Direktur USAID Indonesia, Jeff Cohen, menyatakan, "USAID akan terus bekerja sama dengan Pemerintah Indonesia untuk mendukung pencapaian visi rencana pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045." Hal ini menunjukkan komitmen yang kuat dari kedua negara dalam meningkatkan hubungan bilateral mereka.

Perjanjian yang diperpanjang ini juga mencakup tambahan komitmen dari USAID sebesar USD150 juta, yang setara dengan Rp2,4 triliun. Dengan demikian, total investasi USAID di Indonesia sejak tahun 2020 kini mencapai USD800 juta atau sekitar Rp12,7 triliun.

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang penting, seperti tata kelola pemerintahan dan demokrasi, pembangunan ekonomi, kelestarian lingkungan hidup, serta kesehatan. Ini adalah langkah yang sangat penting bagi Indonesia untuk mencapai tujuannya, terutama menjelang tahun 2045, yang ditargetkan sebagai tahun keberhasilan pembangunan.

USAID dan Pemerintah Indonesia telah menjalin kerja sama pembangunan selama 75 tahun. Komitmen ini melanjutkan kemitraan yang telah terjalin lama dan semakin mempererat hubungan antara kedua negara.

Scenaider Siahaan, Deputi Pendanaan Pembangunan Bappenas, mengatakan, "Indonesia mengapresiasi keberlanjutan dukungan dan kemitraan kerja sama dengan USAID. Dukungan ini sangat berarti bagi upaya pencapaian visi Indonesia Emas 2045, terutama dalam masa transisi pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto."

USAID juga akan bekerja sama dengan kementerian teknis terkait dalam melaksanakan berbagai kegiatan pembangunan, terutama di enam provinsi prioritas, yaitu Banten, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Barat. Selain itu, USAID juga melakukan kegiatan di Papua dan Ibu Kota Nusantara sebagai wilayah minat khusus.

Dengan perpanjangan kerja sama ini, diharapkan Indonesia dapat terus berkembang dan mencapai tujuannya untuk menjadi negara yang lebih maju dan sejahtera pada tahun 2045.

library_books Idx Channel