Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) mengeluarkan imbauan penting bagi stasiun televisi. Mereka diminta untuk menyiarkan azan Magrib dalam bentuk running text. Hal ini dilakukan saat acara ibadah misa akbar yang akan dipimpin oleh Paus Fransiskus di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada hari Kamis, 5 September 2023.
Imbauan tersebut diberikan setelah panitia kunjungan Bapa Suci, Paus Fransiskus, meminta Kemenag untuk menjembatani komunikasi dengan organisasi-organisasi keagamaan. Tujuannya adalah untuk menghormati waktu ibadah umat Islam yang merayakan azan Magrib. Azan Magrib adalah panggilan untuk sholat yang dilakukan setelah matahari terbenam, menandakan masuknya waktu sholat Magrib.
Kemenag berharap, dengan adanya siaran azan, dapat menciptakan suasana yang harmonis antara umat beragama. Misa akbar yang dipimpin oleh Paus Fransiskus diharapkan dapat berlangsung dengan baik dan damai, menghormati semua keyakinan yang ada di Indonesia.
Kemenag azan Magrib Paus Fransiskus misa akbar