Kualitas udara di New Delhi, India, mengalami penurunan yang drastis pada hari Senin, mencapai level terburuk tahun ini. Polutan di udara terdeteksi lebih dari 60 kali lipat dari batas aman yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dalam menghadapi situasi ini, otoritas setempat segera memberlakukan rencana tanggap darurat. Salah satu langkah yang diambil adalah menutup sekolah-sekolah untuk melindungi kesehatan anak-anak. Selain itu, hampir semua truk dilarang masuk ke kota, dan semua kegiatan konstruksi dihentikan sementara.
Kondisi polusi di New Delhi sangat mengkhawatirkan. Pada hari Senin, Kedutaan Besar Amerika Serikat di New Delhi menggunakan grafik dari Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) untuk mengukur kualitas udara. Dalam catatan mereka, kondisi udara bahkan dinyatakan "Beyond the AQI", yang berarti melebihi skala yang dapat diukur, dengan tingkat polusi mencapai angka lebih dari 1.600.
Indeks Kualitas Udara (AQI) biasanya digunakan untuk memberi tahu masyarakat tentang tingkat keamanan udara. Angka di atas 300 dianggap sangat berbahaya. Namun, pada hari Senin, angka tersebut melampaui batas yang bisa dicatat.
Kondisi ini menunjukkan betapa seriusnya masalah polusi udara di New Delhi. Diharapkan, langkah-langkah yang diambil oleh otoritas setempat dapat membantu memperbaiki situasi dan melindungi kesehatan warga.
New Delhi kualitas udara polusi WHO darurat