Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penemuan Mengejutkan: Sisa-sisa Kucing Gigi Sabre Ditemukan di Siberia

Dalam sebuah penemuan yang mengejutkan, tim peneliti dari Rusia telah menemukan sisa-sisa luar biasa dari kucing gigi sabre yang terawetkan dengan baik di dalam tanah permafrost di Siberia. Kucing ini diperkirakan berusia hanya tiga minggu saat meninggal.

Menurut laporan yang diterbitkan oleh tim penelitian di jurnal "Scientific Reports", sisa-sisa kucing gigi sabre ini ditemukan pada tahun 2020 di dekat sungai Badjaricha, yang terletak di wilayah Yakutia, di atas Lingkaran Arktik. Sisa-sisa tersebut terawetkan dalam sebuah blok es selama ribuan tahun.

Dengan menggunakan metode radiokarbon, para ilmuwan memperkirakan bahwa kucing gigi sabre ini hidup sekitar 35.500 hingga 37.000 tahun yang lalu, pada akhir periode Pleistosen.

Sisa-sisa yang ditemukan termasuk kepala, beberapa kumis, serta kaki depan dengan cakar yang masih utuh, dan bagian depan tubuhnya. Selain itu, juga ditemukan beberapa tulang pinggul dan kaki belakang.

Para peneliti menyatakan bahwa hewan ini termasuk dalam spesies yang sekarang sudah punah, yaitu Homotherium latidens. Meskipun sering disebut sebagai kucing gigi sabre, hewan ini juga dikenal sebagai "saber-toothed tiger".

Penemuan ini memberikan wawasan baru tentang spesies yang telah punah ini, serta kondisi lingkungan hidup mereka di masa lalu. Dengan kondisi yang sangat terawetkan, penelitian lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap lebih banyak informasi tentang kehidupan hewan-hewan purba ini.

Ini adalah salah satu penemuan penting dalam bidang paleontologi dan memberikan bukti lebih lanjut tentang keberagaman spesies yang pernah ada di Bumi.

library_books Tagesschau