Koalisi Masyarakat Sipil Kaltim Mengajukan Tuntutan
Kalimantan Timur, 19 November 2024 - Koalisi Masyarakat Sipil Kaltim melakukan aksi damai untuk menyampaikan tuntutan penting terkait keselamatan masyarakat dan aktivitas pertambangan di daerah tersebut. Dalam aksi yang berlangsung di pusat kota, mereka menuntut agar beberapa pejabat pemerintah dan kepolisian mundur dari jabatannya.
Tuntutan pertama adalah agar PJ Gubernur Kalimantan Timur, PJ Bupati Paser, Kapolda Kalimantan Timur, dan Kapolres Paser mengundurkan diri. Hal ini disebabkan oleh dugaan kegagalan mereka dalam memberikan jaminan keselamatan kepada masyarakat yang menentang kejahatan terkait industri tambang. Menurut koalisi, tindakan ini diperlukan untuk memastikan perlindungan warga yang berani melawan praktik-praktik pertambangan yang dianggap merugikan.
Selain itu, mereka juga meminta agar izin pertambangan PT Mantimin Coal Mining dicabut. Perusahaan ini dituduh melakukan pengangkutan batu bara melalui jalan publik, yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Koalisi sangat mengkhawatirkan dampak dari aktivitas pertambangan yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Tuntutan ketiga adalah agar pihak berwenang mengusut dan mengadili pelaku kasus pembunuhan yang terjadi di Muara Take, Kabupaten Paser. Kasus ini telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat, dan koalisi meminta agar keadilan ditegakkan secepatnya.
Aksi ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pelajar, aktivis lingkungan, dan perwakilan organisasi non-pemerintah. Mereka menyuarakan pendapat mereka dengan damai namun tegas, menggunakan spanduk dan poster yang menyatakan penolakan terhadap kegiatan pertambangan yang merugikan.
"Kami berharap dengan aksi ini, suara masyarakat didengar dan tindakan nyata diambil untuk melindungi keselamatan warga dan lingkungan," ujar salah satu perwakilan koalisi.
Koalisi Masyarakat Sipil Kaltim berjanji akan terus mengawal tuntutan ini hingga ada langkah konkret dari pihak berwenang. Mereka menekankan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan sumber daya alam di daerah ini.
Kaltim Koalisi Masyarakat Sipil tambang keselamatan Paser