Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Laporan Inaugurasi Oligarki Baru dan Dampak Pilkada 2024

Jakarta, 19 November 2024 – Pasangan Presiden dan Wakil Presiden yang baru, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, telah resmi dilantik pada 20 Oktober 2024. Dalam pidato pertamanya, Prabowo menekankan pentingnya pengembangan swasembada pangan dan energi, melanjutkan langkah yang diambil oleh pendahulunya, Presiden Joko Widodo.

Namun, dalam rencananya untuk swasembada energi, Prabowo berencana untuk melakukan hilirisasi di hampir semua sektor industri ekstraktif. Sayangnya, hal ini berpotensi merusak hutan dan lingkungan serta ruang produksi masyarakat. Proyek-proyek ini akan dilaksanakan dengan dalih transisi energi yang lebih baik.

Untuk mewujudkan program tersebut, dibutuhkan dukungan dari para kepala daerah yang dapat mengawasi berbagai proyek transisi energi. Dengan latar belakang ini, Pilkada Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024, dianggap hanya sebagai sarana untuk memilih pemimpin yang akan mendukung rezim baru.

Mengetahui pentingnya isu ini, Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) akan meluncurkan laporan berjudul "Pilkada Membawa Petaka" pada:

  • Hari/Tanggal: Selasa, 19 November 2024
  • Lokasi: Bangi Kopi, Jl. Pasar Minggu No.12 KM. 18, Jakarta Selatan
  • Waktu: Pukul 10.00 WIB - Selesai
  • Laporan ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana politik energi mempengaruhi Pilkada 2024 dan dampaknya terhadap masyarakat yang tinggal di daerah penghasil sumber daya energi.

    Narasumber yang akan hadir dalam peluncuran laporan ini antara lain Alfarhat Kasman, Pengkampanye JATAM, dan Muh Jamil, Kepala Divisi Hukum JATAM. Acara ini akan dimoderatori oleh Francisca Christy Rosana, seorang jurnalis dari TEMPO.

    Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi nomor: +62 821 6578 2010.

    library_books Jatamnas