Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Potongan Berita: Serangan di Solingen, Tiga Tewas dan Delapan Terluka

Serangan mencengangkan terjadi di Solingen, Jerman, saat sebuah acara bernama "Festival der Vielfalt" pada Jumat malam. Dalam serangan tersebut, tiga orang tewas dan delapan lainnya mengalami luka-luka. Penyerang, yang merupakan seorang pria berdarah Suriah, diduga melakukan serangan dengan senjata tajam dan telah menyerahkan diri kepada polisi sekitar 24 jam setelah insiden.

Menurut informasi yang diperoleh dari berbagai media, pria tersebut seharusnya sudah dideportasi ke Bulgaria tahun lalu. Namun, karena permohonan suakanya di Jerman ditolak, ia bersembunyi dan akhirnya menghilang. Berdasarkan aturan Dublin, dia seharusnya mengajukan permohonan suaka di negara pertama yang dia masuki, yaitu Bulgaria. Namun, karena ia bersembunyi, proses deportasi tidak dapat dilakukan dan akhirnya ia tinggal di Solingen.

Sehubungan dengan serangan tersebut, pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa semua korban yang dirawat kini dalam keadaan stabil. "Semua empat pasien yang masih dirawat di rumah sakit sudah berada di jalur pemulihan," kata Thomas Standl, direktur medis dari Städtisches Klinikum Solingen.

Di tengah duka yang mendalam, ratusan orang berkumpul di sebuah gereja dekat lokasi serangan untuk mengikuti misa berkabung. Kerumunan tersebut sangat besar, sehingga petugas gereja harus menambahkan kursi untuk menampung semua orang. "Kami merasakan ketidakberdayaan dan kepasrahan dalam beberapa hari ini. Namun, kami ingin bersatu dan saling mendukung, itulah mengapa kami berkumpul di sini," ucap Friederike Höroldt, seorang pendeta.

library_books