Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Indonesia Masih Perlu Impor Bijih Nikel dari Filipina

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot mengungkapkan bahwa Indonesia masih memerlukan impor bijih nikel, termasuk dari Filipina. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan umur cadangan nikel yang semakin menipis di dalam negeri.

Yuliot menjelaskan bahwa impor bijih nikel oleh pabrik pengolahan mineral, yang dikenal dengan sebutan smelter, merupakan strategi bisnis dari masing-masing pelaku usaha. Ia menambahkan bahwa dengan melakukan impor, perusahaan-perusahaan ini dapat memperpanjang usia cadangan nikel yang ada di Indonesia. "Pada saat mereka mendapatkan resource yang ada, ya ini tidak menggunakan resource di dalam negeri, itu ya justru pemanfaatan kita untuk resource di dalam negeri bisa untuk jangka waktu panjang," ujar Yuliot.

Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, juga sependapat dengan Yuliot. Ia menyatakan bahwa impor nikel, meskipun Indonesia merupakan produsen nikel terbesar di dunia, bukanlah masalah. "Jadi, enggak ada masalah impor itu apa, kan kita bisa malah maintain (mengelola) cadangan kita. Jadi, nggak ada isulah untuk (impor nikel)," tegasnya.

Cadangan nikel di Indonesia saat ini mencapai 21 juta ton, yang merupakan 24% dari total cadangan nikel dunia. Pada tahun 2023, volume produksi nikel Indonesia mencapai 1,8 juta metrik ton, menjadikannya sebagai negara dengan kontribusi 50% dari total produksi nikel global.

Saksikan pembahasan selengkapnya dalam program Market Review bersama Prasetyo Wibowo pada Selasa, 19 November 2024, pukul 18.30 – 19.00 WIB. Program ini dapat disaksikan secara langsung di IDX Channel dan juga bisa dilihat melalui live streaming di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV.

library_books Idx Channel