Vivek Ramaswamy, seorang pendiri perusahaan bioteknologi dan tokoh politik, akan menjalani tantangan baru dengan bergabung bersama Elon Musk, orang terkaya di dunia, dalam memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah yang akan datang di bawah kepemimpinan Donald Trump. Keduanya diharapkan untuk bekerja sama dalam proyek ini yang berfokus pada penghematan anggaran dan penghapusan regulasi yang dianggap tidak perlu.
Dalam sebuah wawancara, Ramaswamy, yang berusia 39 tahun, mengakui bahwa bekerja dalam bayang-bayang Musk tidaklah mudah. "Tidak banyak orang yang bisa saya tiru," katanya saat ditanya tentang hubungannya dengan Musk. "Sulit untuk menemukan orang yang memiliki perjalanan hidup yang serupa."
Baik Ramaswamy maupun Musk telah menghabiskan waktu bersama di Mar-a-Lago, kediaman Trump di Florida, selama beberapa hari terakhir. Ramaswamy mengungkapkan bahwa ia mengenal Musk lebih dari setahun yang lalu ketika ia mencalonkan diri untuk menjadi presiden melalui Partai Republik. "Dari pertemuan pertama kami, ide-ide yang kami jalani sekarang lahir dari interaksi langsung kami yang pertama," ujarnya.
Ramaswamy menambahkan, "Elon dan saya, dengan alasan masing-masing, merasa bahwa kami adalah pasangan yang tepat untuk melakukan ini. Kami saling menyukai. Kami berteman. Kami bekerja dengan baik bersama."
Usaha yang akan mereka lakukan ini akan beroperasi di luar batasan formal pemerintah federal. Tujuannya adalah untuk mengurangi pengeluaran, menghapus regulasi, dan merestrukturisasi lembaga-lembaga federal. Mereka menamai proyek ini dengan akronim DOGE, yang merupakan penghormatan kepada cryptocurrency yang disukai Musk.
"Kami menyimpulkan bahwa jika pekerjaan ini akan pernah dilakukan, maka harus dilakukan oleh orang-orang luar dan banyak cara dari luar," kata Ramaswamy. Dengan pendekatan ini, kedua tokoh tersebut berharap dapat membawa perubahan signifikan dalam cara pemerintah beroperasi.
Vivek Ramaswamy Elon Musk Donald Trump pemerintah efisiensi