Pada tahun ini, konferensi iklim PBB atau UN Climate Conference kembali diselenggarakan, dan kali ini lokasi yang dipilih adalah Aserbaidschan, sebuah negara yang kaya akan minyak dan gas. Kegiatan ini penting karena berkaitan dengan upaya dunia untuk mengatasi masalah pemanasan global yang semakin mengkhawatirkan.
Kembali pada tahun 2015, dalam konferensi iklim di Paris, negara-negara peserta telah berkomitmen secara hukum untuk mengambil langkah-langkah guna membatasi kenaikan suhu bumi hingga 1,5 derajat Celsius. Namun, pertanyaannya kini adalah: Apakah komitmen ini masih mungkin dicapai?
Menurut laporan "Emissions Gap Report" dari Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP), ada harapan bahwa target tersebut masih bisa dicapai. Laporan tersebut menyebutkan bahwa kita perlu mengurangi emisi CO2 sebesar 42 persen pada tahun 2030 dibandingkan dengan angka emisi pada tahun 2019.
Namun, ada tantangan besar yang dihadapi. Sebuah analisis dari Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim menunjukkan bahwa langkah-langkah yang saat ini direncanakan oleh seluruh dunia hanya akan mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 2,6 persen. Ini jelas adalah angka yang sangat kecil dibandingkan dengan pengurangan yang diperlukan untuk mencapai target pemanasan global.
Saat ini, proyeksi menunjukkan bahwa dunia akan mengalami kenaikan suhu antara 2,6 hingga 3,1 derajat Celsius jika langkah-langkah yang lebih signifikan tidak diambil segera. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan para ahli iklim mengenai kurangnya kemauan politik untuk mencapai tujuan ambisius tersebut.
Contoh nyata adalah situasi di Jerman dan Amerika Serikat. Di AS, isu iklim hampir tidak menjadi perhatian dalam pemilihan umum, meskipun negara ini adalah salah satu penyumbang terbesar emisi. Setelah terpilihnya Donald Trump, ada kekhawatiran bahwa dana untuk program iklim akan dipotong dan kemungkinan Amerika Serikat akan menarik diri dari perjanjian Paris serta kerangka kerja iklim lainnya.
Konferensi di Aserbaidschan ini diharapkan dapat menggugah kembali perhatian dunia terhadap pentingnya kolaborasi dalam mengatasi perubahan iklim. Meskipun tantangannya besar, masih ada harapan jika semua negara bersedia untuk berkomitmen secara nyata.
Dengan demikian, upaya untuk membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celsius masih mungkin dilakukan, asalkan tindakan nyata segera diambil dan semua pihak bersatu untuk tujuan bersama.
Klimakonferensi Aserbaidsjan pemanasan global emisi UNEP