Menjelang perayaan Black Friday dan Cyber Monday yang akan dimulai pada 27 November, para pembeli online diingatkan untuk lebih waspada terhadap penipuan yang marak terjadi. Meskipun acara belanja besar ini belum dimulai, para penipu dan penjahat siber sudah mulai mengincar konsumen yang mencari tawaran menarik.
Anna Brading, seorang direktur di Malwarebytes, mengungkapkan bahwa saat ada kesempatan untuk membeli barang dengan harga miring, pasti ada penipu yang berusaha mengambil keuntungan. "Dimana ada hadiah yang ingin dibeli, di situ juga ada penipu yang ingin mendapatkan uang," katanya.
Menurut Brading, ada tiga jenis ancaman yang harus diwaspadai oleh pembeli:
- Phishing: Ini adalah metode di mana penipu mencoba untuk mendapatkan informasi pribadi seperti kata sandi dan nomor kartu kredit dengan menyamar sebagai situs web atau email resmi. Pembeli disarankan untuk selalu memeriksa alamat email dan URL situs web sebelum memasukkan informasi pribadi.
Brading menekankan pentingnya kewaspadaan saat berbelanja online. "Selalu pastikan untuk melakukan penelitian sebelum membeli dan jangan terburu-buru. Penipu sering kali mencoba memanfaatkan rasa urgensi," tambahnya.
Dengan mematuhi beberapa langkah pencegahan, pembeli dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan saat berburu diskon. Selalu ingat untuk memeriksa ulasan dan melakukan transaksi dengan bijak agar pengalaman berbelanja tetap aman dan menyenangkan.
Black Friday Cyber Monday penipuan online belanja aman Malwarebytes