Jakarta, 13 November 2024 – Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Donny Ermawan Taufanto, menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Sudan untuk Indonesia, H. E. Dr. Yassir Mohamed Ali Mohamed, bersama delegasi di Kementerian Pertahanan (Kemhan) di Jakarta. Pertemuan ini berlangsung pada hari Rabu lalu dan menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan antara kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, Wamenhan Taufanto menekankan pentingnya posisi Sudan sebagai mitra strategis bagi Indonesia. Ia menyatakan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Sudan perlu terus ditingkatkan dan dikembangkan, khususnya di bidang pertahanan.
"Kemhan kembali menegaskan komitmen untuk menciptakan hubungan bilateral dan pertahanan secara harmonis dan saling menguntungkan dengan Sudan,” ujar Wamenhan Taufanto.
Lebih lanjut, Wamenhan juga menyinggung beberapa sektor yang dianggap memiliki peluang kolaborasi strategis antara kedua negara. Diantaranya adalah program pendidikan pertahanan, kerja sama militer, dan pengembangan industri pertahanan.
Kerja sama di bidang pertahanan sangat penting, mengingat kedua negara memiliki kepentingan yang saling menguntungkan. Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, dan Sudan, yang terletak di Afrika Timur, memiliki potensi yang besar untuk saling mendukung dalam berbagai aspek.
Diharapkan, dengan adanya pertemuan ini, hubungan antara Indonesia dan Sudan dapat semakin erat dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Wamenhan Taufanto menekankan bahwa kolaborasi yang baik akan membantu menciptakan keamanan dan stabilitas di kawasan masing-masing.
Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya Kemhan untuk menjalin kerja sama internasional yang lebih luas, serta memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Dengan adanya dukungan dari negara-negara mitra, Indonesia berharap dapat meningkatkan kapasitas pertahanannya dan berkontribusi lebih besar terhadap perdamaian dunia.
Wakil Menteri Pertahanan Dubes Sudan kerja sama pertahanan Kemhan Indonesia