Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Danrem 081/DSJ: Babinsa Harus Berbuat yang Terbaik untuk Masyarakat

Trenggalek, - Dalam sebuah kunjungan kerja yang diadakan di Kodim 0806/Trenggalek pada hari Selasa (3/9/2024), Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Rama Pratama, menegaskan bahwa peran Babinsa adalah sangat penting sebagai ujung tombak TNI Angkatan Darat (AD) di setiap wilayah. Ia mengingatkan para Babinsa untuk melaksanakan tugas mereka dengan sebaik mungkin.

"Babinsa adalah ujung tombak. Apapun perintahnya, ujungnya bermuara ke Babinsa," ungkap Danrem. Beliau menjelaskan bahwa setiap perintah dari pimpinan tinggi TNI, mulai dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) hingga Danrem dan Dandim, akan berakhir di tangan Babinsa. Salah satu tugas utama yang ditekankan adalah ketahanan pangan. Danrem pun mendorong para Babinsa untuk terus berbuat yang terbaik.

Tidak hanya para Babinsa, Danrem juga memberikan perhatian khusus kepada Persit, yaitu istri para prajurit. Ia mengimbau agar para istri dapat memberikan dukungan kepada suami mereka, terutama di saat-saat sulit.

"Tekanan Babinsa ini sudah tinggi, baik dari atasan maupun tuntutan kerja. Ibu-ibu harus menjadi penyejuk di rumah," terang Kolonel Inf Rama Pratama. Ia menambahkan bahwa dukungan emosional dari keluarga sangat penting agar para Babinsa dapat bekerja dengan lebih semangat. "Ketika suami berangkat kerja, iringi mereka dengan senyuman dan riang gembira," lanjutnya.

Danrem juga mengingatkan agar para prajurit tetap bersikap netral menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. "Kita harus menjaga loyalitas dengan bersikap netral dalam Pilkada nanti. Dandim harus terus mengingatkan anggotanya agar tidak terlibat dalam politik praktis," tegasnya.

Selain itu, Kolonel Inf Rama Pratama mendorong pemanfaatan media sosial dengan bijak. Menurutnya, media sosial bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal positif, seperti berjualan yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga atau untuk belajar hal-hal baru.

"Jangan sampai kita terlibat dalam penyebaran berita hoaks, terutama menjelang Pilkada. Sanksi hukum untuk hal tersebut sudah jelas dan tegas," tutupnya.

library_books Korem081dhirotsahajaya