Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 1,08% pada sesi pertama perdagangan Jumat, 15 November 2024, mencapai level 7.136,78. Penurunan ini membuat IHSG kembali berada di kisaran 7.100, dan seluruh sektor indeks mengalami pelemahan.
Sektor yang paling tertekan adalah sektor barang baku yang merosot hingga 2,50%. Saham perusahaan BRMS mencatatkan penurunan yang signifikan sebesar 7,69% setelah mencapai rekor tertinggi (New ATH) sebelumnya. Dalam sepekan terakhir, saham BRMS telah anjlok hingga 14,67%. Selain itu, saham MDKA juga turun 2,29%.
Sektor energi mengalami penurunan 2,04%, dengan saham BYAN turun 4%. Sektor teknologi juga tidak luput dari pelemahan, dengan saham BUKA turun 4,84% dan GOTO yang turun 3,08%.
Dari sisi global, bursa ekuitas Wall Street ditutup di zona merah pada hari Kamis setelah pernyataan dari Jerome Powell, Ketua Bank Sentral AS, yang menyatakan bahwa bank sentral tidak perlu terburu-buru dalam melonggarkan kebijakan moneter. Hal ini memberikan dampak negatif terhadap pasar keuangan di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Dengan kondisi IHSG yang kembali melemah, banyak yang bertanya-tanya mengenai arah selanjutnya. Saham-saham apa saja yang direkomendasikan di tengah tren penurunan ini? Untuk membahas lebih lanjut, saksikan pembahasan di IDX 2nd session closing yang akan ditayangkan sore ini pukul 15:30 WIB, secara langsung di IDX Channel. Siaran ini dapat diakses melalui MNC VISION Channel 100, MNC PLAY Channel 128 HD, INDI HOME Channel 119, FIRST MEDIA Channel 389, K-VISION Channel 129, OXYGEN Channel 137, dan MY REPUBLIK Channel 576. Selain itu, Anda juga dapat menyaksikan LIVE STREAMING di www.idxchannel.com dan melalui aplikasi IDX Channel TV di APPS store.
IHSG bursa sektor saham Wall Street