Sebagian anggota parlemen dari beberapa fraksi di Jerman mengajukan usulan untuk melegalkan aborsi dalam tiga bulan pertama kehamilan. Usulan ini diajukan sebelum pemilihan umum Bundestag yang akan datang. Menurut isi usulan yang diterima oleh kantor berita dpa, aturan saat ini dianggap sebagai "batasan besar terhadap hak untuk menentukan, integritas pribadi, dan otonomi tubuh bagi perempuan hamil". Mereka juga menyatakan bahwa hal ini bisa membahayakan kesehatan fisik dan mental perempuan.
Reaksi muncul dari fraksi CDU/CSU di Bundestag. Ketua fraksi Unionsfraktionschef Merz mengkritik keras tindakan ini dan khususnya menyerang Kanselir Olaf Scholz, yang merupakan anggota SPD dan ikut menandatangani usulan tersebut. Merz menyatakan, "Saya benar-benar terkejut bahwa Kanselir yang selalu berbicara tentang persatuan, kerja sama, dan kebersamaan, muncul di daftar usulan kelompok ini dengan tanda tangannya."
Merz menambahkan bahwa langkah ini adalah upaya untuk segera menghapus paragraf 218, yang mengatur tentang aborsi, sebelum akhir masa jabatan. "Ini adalah hal yang memalukan, apa yang dilakukan Kanselir," ujar Merz dengan tegas.
Dalam usulan tersebut, aborsi akan diizinkan hingga minggu ke-12 kehamilan. Meskipun kewajiban untuk berkonsultasi sebelum melakukan aborsi tetap ada, namun akan dihapuskan masa tunggu saat ini yang mengharuskan perempuan menunggu tiga hari setelah konsultasi sebelum melakukan tindakan. Jika aborsi dilakukan tanpa bukti konsultasi, hanya dokter saja yang akan dikenakan sanksi. Perempuan yang menjalani aborsi tetap tidak akan dihukum.
Saat ini, aborsi secara hukum dilarang dan dapat dikenakan hukuman penjara hingga tiga tahun atau denda. Namun, ada pengecualian di mana perempuan dapat bebas dari hukuman jika memenuhi syarat tertentu, seperti mendapatkan bukti konsultasi minimal tiga hari sebelum tindakan, dilakukan oleh dokter, dan tidak lebih dari dua belas minggu sejak pembuahan.
Usulan ini menjadi bahan perdebatan hangat di kalangan politisi dan masyarakat, terutama menjelang pemilihan umum yang akan datang. Banyak yang berharap keputusan ini akan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kebebasan perempuan di Jerman.
Parlemen Jerman legalisasi aborsi pengusulan kesehatan undang-undang