Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pjs. Bupati Ngawi Tinjau Pos Gizi untuk Cegah Stunting

Pjs. Bupati Ngawi, Tiat S. Suwardi, melakukan tinjauan ke Posyandu Gizi (Pos Gizi) yang terletak di Desa Sumberbening, Kecamatan Bringin, pada Rabu (13/11/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung program kesehatan anak dan pencegahan stunting di daerah tersebut.

Dalam acara tersebut, hadir pula Kepala Dinas Perlindungan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Ngawi, dr. Nugraha Ningrum, serta Kepala Dinas Kesehatan Ngawi, dr. Yudono. Selain itu, Forkopimcam Bringin, Kepala Desa, dan sejumlah pejabat dari Pemkab Ngawi juga turut berpartisipasi.

Menurut dr. Nugraha Ningrum, Pos Gizi di Desa Sumberbening telah terintegrasi dengan program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), yang memberikan makanan tambahan (PMT) kepada anak-anak balita yang mengalami masalah gizi. Hal ini penting untuk anak-anak yang mengalami gizi kurang atau tidak mengalami kenaikan berat badan. Desa Sumberbening juga mendapatkan apresiasi dari Partnership To Accelerate Stunting Reduction In Indonesia (PASTI) atas komitmennya dalam menurunkan angka stunting. "Kami mengapresiasi presentasi pembelajaran dan praktik baik yang mendukung penurunan angka stunting di Kabupaten Ngawi," jelasnya.

Dalam monitoring yang dilakukan, dr. Aning mengungkapkan hasil yang menggembirakan. Dari peserta Pos Gizi DASHAT di Desa Sumberbening, 93 persen peserta mengalami kenaikan berat badan sebesar 600 gram atau lebih dalam waktu enam bulan hingga September 2024. Sementara itu, 75 persen peserta DASHAT juga menunjukkan kenaikan yang sama.

Pjs. Bupati Ngawi, Tiat S. Suwardi, berharap penghargaan dan keberhasilan ini bisa menjadi motivasi dan contoh bagi daerah lain. "Semua ini tentu tujuan utamanya agar putra-putri kita, keluarga kita sehat lahir batin, sejahtera, dan memiliki masa depan yang gemilang untuk menuju generasi Indonesia Emas 2045," tuturnya.

library_books Ngawikab