Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perikanan telah melakukan penebaran sebanyak 60.000 ekor benih ikan mujahir secara serentak. Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah perairan umum yang tersebar di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Petang, Mengwi, Abiansemal, dan Kuta Utara. Penebaran benih ikan ini bertujuan untuk meningkatkan populasi ikan di perairan umum.
Acara pembukaan penebaran benih ikan mujahir dilaksanakan pada hari Kamis, 14 November 2024, di area Tukad Yeh Poh, Banjar Munggu, Desa Mengwi. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa pejabat penting, termasuk Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, I Nyoman Suardana, serta para perwakilan dari pemerintah desa dan pihak terkait lainnya.
Dalam sambutannya, I Nyoman Suardana menyampaikan harapannya agar dengan penebaran benih ikan mujahir ini, populasi ikan di perairan umum dapat meningkat. "Penebaran benih ikan ini akan membantu menjaga keseimbangan ekosistem perairan dan meningkatkan hasil tangkapan bagi para nelayan di daerah ini," ujarnya.
Ikan mujahir dikenal sebagai salah satu jenis ikan air tawar yang cukup populer di Indonesia. Ikan ini memiliki kemampuan beradaptasi yang baik dan dapat berkembang biak dengan cepat. Dengan penebaran benih ini, diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan populasi ikan mujahir di perairan umum, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para nelayan.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan di Kabupaten Badung. Dinas Perikanan berkomitmen untuk terus melakukan program-program yang mendukung keberlanjutan perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya penebaran benih ikan mujahir ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya perikanan. Kegiatan ini adalah langkah positif untuk menciptakan perairan yang lebih sehat dan produktif di Kabupaten Badung.
Dinas Perikanan Badung benih ikan mujahir populasi ikan