Pada malam 24 Agustus 2024, sebuah serangan mematikan terjadi di Solingen, Jerman, yang mengakibatkan tiga orang tewas dan delapan lainnya terluka. Menyusul insiden yang menggemparkan ini, pihak kepolisian melakukan penangkapan di sebuah tempat penampungan pengungsi. Seorang juru bicara polisi mengkonfirmasi penangkapan tersebut namun belum memberikan informasi lebih lanjut mengenai identitas tersangka.
Serangan ini melibatkan pisau dan terjadi di pusat kota Solingen, di mana seorang pria dengan identitas yang belum diketahui menyerang sejumlah orang. Setelah melakukan serangan, pelaku berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian. Korban terdiri dari tiga orang yang tewas, dengan delapan lainnya memperoleh luka-luka yang beragam, dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit.
Kelompok teroris yang dikenal sebagai 'Islamic State' atau ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Dalam pernyataan yang dikeluarkan melalui media sosial Telegram, mereka menyebutkan bahwa serangan dilakukan sebagai bentuk "balas dendam untuk umat Muslim di Palestina." Namun, informasi mengenai keterkaitan langsung pelaku dengan ISIS belum terkonfirmasi.
Polisi menggencarkan operasi di tempat penampungan pengungsi setelah menerima beberapa petunjuk terkait serangan tersebut. "Kami mendapatkan informasi yang relevan, dan berdasarkan itu kami melakukan langkah-langkah kepolisian saat ini," kata seorang juru bicara polisi, menambahkan bahwa tim khusus juga terlibat dalam operasi ini.
Di tengah ketegangan ini, masyarakat Solingen berkumpul di area pejalan kaki untuk mengikuti sebuah sesi doa bersama. Michael Mohr, dekan kota Solingen, menyatakan, "Hari ini, kota ini adalah kota yang berbeda dibandingkan kemarin." Ilka Werner, seorang pimpin gereja Protestan, mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran komunitas dalam masa yang sulit ini, dengan mengatakan, "Betapa baiknya kalian ada di sini."
Serangan Solingen berita terkini pengungsi keamanan