Deutsche Hauptstelle für Suchtfrage (DHS) mendesak pemerintah untuk menerapkan pajak pada semua produk yang menyebabkan kecanduan, seperti alkohol dan tembakau, menjelang hari aksi nasional untuk konsultasi tentang kecanduan pada hari Kamis, 14 November. Usulan ini muncul di tengah angka yang mengkhawatirkan yaitu delapan juta orang di Jerman yang terpengaruh oleh kecanduan.
Menurut DHS, pajak tersebut tidak hanya akan dikenakan pada produk alkohol dan tembakau, tetapi juga pada tawaran perjudian. Pajak ini diharapkan dapat digunakan secara khusus untuk mendukung program pencegahan, konsultasi, pengobatan, dan penelitian terkait penyakit kecanduan.
Christina Rummel, direktur eksekutif DHS, menjelaskan bahwa pajak ini seharusnya dibayar oleh produsen barang kecanduan dan penyedia layanan perjudian. Besar pajak yang dibayarkan akan disesuaikan dengan jumlah unit yang terjual atau jumlah layanan yang diberikan. Hal ini berarti semakin banyak produk yang dijual, semakin besar pajak yang dibayarkan.
DHS memperkirakan bahwa produsen akan meneruskan biaya pajak ini kepada konsumen, yang berpotensi menyebabkan kenaikan harga. "Kenaikan harga ini diharapkan dapat memberikan efek pencegahan, dengan membuat produk-produk ini menjadi lebih mahal dan kurang terjangkau," tambah Rummel.
Penting untuk dicatat bahwa pajak ini tidak akan disalurkan ke anggaran umum negara. Sebaliknya, dana yang terkumpul dari pajak ini akan digunakan untuk mendukung fasilitas konsultasi yang membantu orang-orang dengan masalah kecanduan.
Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi angka kecanduan di masyarakat dan memberikan dukungan yang lebih baik bagi mereka yang membutuhkannya. Dengan adanya pajak ini, DHS berharap bahwa langkah pencegahan dan pengobatan dapat lebih efektif dan berdampak positif bagi masyarakat.
DHS kecanduan alkohol tembakau perjudian pajak