Amsterdam, Belanda – Hanya empat hari setelah terjadi bentrokan antara demonstran pro-Palestina dan penggemar sepak bola Israel, kekacauan kembali terjadi di Amsterdam. Pada malam hari, puluhan pemuda melakukan aksi vandalisme di bagian barat kota. Menurut laporan polisi, mereka menyalakan kembang api dan melemparnya ke arah mobil-mobil yang terparkir. Bahkan, sebuah trem terbakar akibat dari aksi tersebut.
Polisi segera mengamankan lokasi dan membubarkan kerumunan. Namun, informasi mengenai jumlah korban terluka dan alasan di balik kerusuhan tersebut belum diketahui. Beberapa orang dilaporkan telah ditangkap, namun jumlah pastinya masih belum bisa dipastikan. Stasiun TV Amsterdam, AT5, menayangkan video yang menunjukkan kekacauan yang terjadi di lokasi kejadian.
Sebelumnya, pada malam Kamis, terjadi juga kekerasan yang mengejutkan di ibu kota Belanda ini. Setelah pertandingan yang mempertemukan Ajax Amsterdam melawan Maccabi Tel Aviv, para penggemar Israel menjadi sasaran serangan. Insiden tersebut menuai kecaman di seluruh dunia sebagai tindakan kekerasan antisemitisme. Total, sekitar 62 orang ditangkap dalam kericuhan yang terjadi seputar pertandingan tersebut.
Sebelum pertandingan, sudah ada bentrokan antara penggemar Israel dan warga Belanda yang pro-Palestina. Dalam insiden tersebut, para pendukung Maccabi juga dilaporkan melakukan aksi vandalisme, termasuk membakar bendera Palestina. Video yang beredar menunjukkan bahwa serangan juga dilakukan oleh penggemar Israel setelah pertandingan. Namun, pihak berwenang Amsterdam menekankan bahwa tindakan kekerasan tersebut tidak dapat dibenarkan, apapun alasannya.
Kekacauan ini menjadi sorotan publik dan menambah daftar panjang insiden kekerasan yang terjadi di Amsterdam. Banyak yang berharap agar situasi ini segera membaik sehingga masyarakat dapat kembali hidup dalam damai.
Amsterdam kekacauan sepak bola demonstrasi polisi