Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman, mendesak Israel untuk menghormati kedaulatan Iran dan menghentikan serangan di wilayah negara tersebut. Pernyataan ini disampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Liga Arab yang berlangsung di Riyadh, Arab Saudi pada hari Senin, 11 November 2024.
Dalam pernyataannya, Mohammad bin Salman mengungkapkan, "Masyarakat internasional harus mewajibkan Israel untuk menghormati kedaulatan Republik Islam Iran dan tidak melanggar wilayahnya." Pernyataan ini menunjukkan adanya perbaikan hubungan antara Arab Saudi dan Iran, yang sebelumnya terlibat dalam perselisihan selama bertahun-tahun.
Selama satu tahun terakhir, Iran dan Israel terlibat dalam serangkaian serangan. Israel menuduh Iran mendukung kelompok Hamas di Palestina dan Hizbullah di Lebanon. Konflik ini telah menyebabkan puluhan ribu orang tewas akibat agresi militer Israel di kedua wilayah tersebut.
Dalam KTT Luar Biasa tersebut, para anggota OKI dan Liga Arab juga menyerukan agar kekerasan di Jalur Gaza dan Lebanon segera dihentikan. Pangeran Mohammed dan Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, berbicara melalui telepon pada hari Minggu, meskipun pemimpin Iran tidak dapat menghadiri KTT OKI karena urusan pemerintahan.
Walaupun posisi kepala negara dipegang oleh Raja Salman, Pangeran Mohammad bin Salman dikenal sebagai pemimpin de facto Arab Saudi, yang memiliki pengaruh besar dalam pengambilan keputusan negara.
Pernyataan ini diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam meredakan ketegangan di kawasan dan meningkatkan stabilitas di Timur Tengah.
Arab Saudi Israel Iran KTT OKI Mohammad bin Salman