Pada hari Minggu, penggemar Celtic FC dari Glasgow menggelar aksi protes dalam pertandingan melawan Kilmarnock. Mereka mengangkat spanduk yang berbunyi, "Dari Balfour ke Starmer... Kejahatan kekaisaran terus berlanjut... Inggris sedang melakukan genosida di Gaza." Aksi ini menyoroti keterlibatan pemerintah Inggris dalam perang yang sedang berlangsung antara Israel dan Gaza.
Protes ini bukanlah hal baru bagi penggemar Celtic, yang telah lama menunjukkan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina. Hal ini menunjukkan bahwa mereka peduli dengan nasib orang-orang di Gaza dan ingin menyampaikan pesan bahwa mereka menolak kekerasan dan ketidakadilan.
Minggu lalu, sebuah lembaga amal Inggris bernama War on Want mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa Israel sedang melakukan genosida di Gaza. Mereka menyerukan kepada pemerintah Inggris untuk menghentikan dukungan mereka terhadap tindakan yang dianggap sebagai pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina.
Pernyataan dari lembaga amal tersebut muncul di tengah kritik yang meningkat terhadap David Lammy, Menteri Luar Negeri Inggris. Lammy mendapatkan banyak sorotan setelah ia mengatakan bahwa penggunaan kata "genosida" untuk menggambarkan perang di Gaza mengurangi keseriusan istilah tersebut. Banyak orang merasa bahwa pernyataannya tidak sensitif terhadap situasi yang sedang terjadi di Gaza.
Selain itu, Lammy juga membela keputusan untuk terus mengekspor komponen pesawat tempur F-35 yang dibuat di Inggris. Ia berargumen bahwa jika program ini dibatasi, pesawat-pesawat tersebut bisa terpaksa tidak bisa terbang, yang berarti bisa mengancam nyawa di tempat lain. Hal ini menciptakan perdebatan lebih lanjut mengenai tanggung jawab Inggris dalam konflik ini.
Dengan tindakan protes ini, para penggemar Celtic FC menunjukkan bahwa mereka tidak hanya peduli tentang sepak bola, tetapi juga tentang isu-isu sosial dan kemanusiaan yang lebih besar. Aksi mereka menjadi pengingat bahwa suara masyarakat dapat memengaruhi pandangan dan tindakan pemerintah.
Celtic FC protes Gaza genosida Inggris