Pada bulan Agustus 2024, perkembangan harga berbagai komoditas menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa inflasi tahunan mencapai 2,12%. Angka ini menunjukkan adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 103,86 di Agustus 2023 menjadi 106,06 di bulan yang sama tahun 2024.
Meskipun terjadi inflasi tahunan, BPS juga mencatat adanya deflasi bulanan sebesar 0,03% pada bulan Agustus 2024. Deflasi adalah kondisi ketika harga barang dan jasa secara umum mengalami penurunan. Dalam hal ini, penurunan harga telah terjadi selama empat bulan berturut-turut, yaitu mulai dari bulan Mei hingga Agustus 2024. Penyumbang utama deflasi bulan ini berasal dari kelompok pangan, minuman, dan tembakau.
Dalam laporan yang sama, kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau mengalami inflasi tahunan sebesar 3,39%. Kelompok ini berkontribusi pada inflasi dengan andil sebesar 0,96%. Komoditas yang berperan utama dalam inflasi tahunan ini meliputi beras, sigaret kretek mesin, cabai rawit, kopi bubuk, gula pasir, sigaret kretek tangan, sigaret putih mesin, minyak goreng, dan kentang.
Keadaan ini menunjukkan dinamika harga yang berpengaruh terhadap masyarakat, terutama dalam pengeluaran harian. Perkembangan harga komoditas ini akan terus dipantau oleh BPS untuk memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Agar lebih memahami mengenai situasi ini, masyarakat diundang untuk menyaksikan program Market Review bersama Prasetyo Wibowo, yang akan disiarkan secara langsung pada Selasa, 3 September 2024, pukul 10.00 – 10.30 WIB di IDX Channel. Program ini bisa disaksikan melalui berbagai saluran televisi dan layanan streaming yang tersedia.
harga komoditas inflasi BPS Agustus 2024