Di kawasan distrik merah Amsterdam, sebuah hologram yang menyerupai seorang pekerja seks yang dibunuh, Bernadette "Betty" Szabo, tampil dengan menawan. Hologram ini berusaha menarik perhatian orang-orang yang lewat dengan menggambar kata "bantuan" di jendela di depannya. Teknologi ini bertujuan untuk membantu polisi Belanda dalam mengungkap pembunuhan Betty yang terjadi lebih dari satu dekade lalu.
Bernadette Szabo, yang berusia 19 tahun saat itu, dibunuh pada tanggal 20 Februari 2009. Ia ditemukan dalam keadaan tragis setelah ditikam. Kasus ini belum terpecahkan hingga saat ini, dan pihak kepolisian berharap hologram 3D ini akan menarik perhatian publik dan mengungkap informasi baru yang dapat membantu penyelidikan.
Keluarga Szabo telah dilibatkan dalam kampanye ini, menunjukkan dukungan mereka untuk menggunakan teknologi modern dalam usaha mencari keadilan bagi Betty. Polisi berharap bahwa dengan menghadirkan sosok Betty dalam bentuk hologram, masyarakat akan lebih tergerak untuk memberikan informasi yang mungkin mereka miliki.
Hologram ini tidak hanya sekadar gambar, tetapi diharapkan dapat menimbulkan emosi dan kepedulian di antara orang-orang yang melihatnya. Dengan cara ini, polisi berharap dapat mendorong saksi atau orang lain yang memiliki informasi untuk datang ke depan dan membantu penyelidikan.
Kampanye ini menunjukkan bahwa teknologi dapat memainkan peran penting dalam mengatasi kejahatan, serta memberikan suara bagi mereka yang telah kehilangan nyawa dengan cara yang tragis. Dengan harapan, hologram ini dapat menjadi titik awal untuk menemukan pelaku kejahatan yang masih berkeliaran dan memberikan keadilan bagi keluarga Bernadette Szabo.
hologram pembunuhan Amsterdam Bernadette Szabo polisi