Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon, Myanmar, telah mengambil langkah penting untuk meningkatkan kerja sama di bidang kesehatan antara Indonesia dan Myanmar. Fokus utama dari inisiatif ini adalah penyediaan obat-obatan dan alat kesehatan yang lebih baik.
Pada bulan November, KBRI Yangon mengadakan sebuah forum bisnis dengan tema “Enhancing Pharmaceutical and Medical Devices Cooperation for Improved Health Services Indonesia-Myanmar”. Acara ini diharapkan dapat menjadi titik awal yang baik untuk merealisasikan berbagai potensi kerja sama di sektor kesehatan antara kedua negara.
Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Yangon, M Arif Hidayatullah, menyampaikan harapannya, "Kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk mendorong realisasi berbagai potensi kerja sama antara Indonesia dan Myanmar di sektor kesehatan, khususnya obat-obatan dan alat kesehatan, guna mencapai sistem kesehatan yang lebih baik menuju masyarakat ASEAN yang lebih tangguh."
Forum bisnis ini merupakan hasil kerja sama antara KBRI Yangon dengan Kementerian Kesehatan Indonesia dan Myanmar. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Himpunan Pengembangan Ekosistem Alkes Indonesia (HIPELKI), Myanmar Chamber of Commerce for Pharmaceutical and Medical Devices (MCCPMD), serta Federasi Kamar Dagang dan Industri Uni Myanmar (UMFCCI).
Selain itu, perwakilan beberapa perusahaan obat dari Indonesia yang beroperasi di Myanmar serta perusahaan obat dan alat kesehatan dari Myanmar yang mengimpor produk dari Indonesia juga turut berpartisipasi dalam forum tersebut.
Salah satu tujuan penting dari forum bisnis ini adalah untuk memulai proses pembahasan Nota Kesepahaman (MoU) antara HIPELKI dan MCCPMD. Kerja sama ini akan mencakup pelatihan serta fasilitasi investasi alat kesehatan Indonesia di Myanmar. KBRI Yangon berkomitmen untuk terus memfasilitasi tindak lanjut pembahasan ini agar rencana kerja sama dapat disepakati dengan baik.
Dengan adanya forum bisnis ini, diharapkan hubungan antara Indonesia dan Myanmar di sektor kesehatan dapat semakin kuat dan bermanfaat bagi kedua negara, serta mendukung masyarakat ASEAN yang lebih sehat.
KBRI Myanmar Indonesia kesehatan obat-obatan alat kesehatan