Vikram Sinha, Direktur Utama dan CEO PT Indosat Tbk (ISAT), baru saja melakukan transaksi pembelian saham perusahaan untuk pertama kalinya. Pembelian saham ini dilakukan pada tanggal 4 November 2024 dan mencapai nilai sekitar Rp5 miliar.
Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan, Vikram membeli sebanyak 2,18 juta saham dengan harga berkisar antara Rp2.380 hingga Rp2.410 per saham. Dia menjelaskan bahwa tujuan dari pembelian saham ini adalah untuk investasi jangka panjang.
Namun, satu hari setelah pembelian tersebut, Vikram Sinha menjual 109.200 saham dengan harga Rp2.410 per saham. Vikram hanya menyebutkan bahwa penjualan tersebut dilakukan karena alasan pribadi.
Setelah transaksi ini, jumlah saham yang dimiliki Vikram Sinha menjadi 2,07 juta saham, yang setara dengan 0,0064 persen dari total saham perusahaan.
Vikram Sinha diangkat sebagai Direktur Utama dan CEO Indosat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada tanggal 28 Desember 2021. Sebelumnya, Vikram bekerja di Ooredoo dan kini memiliki hubungan dengan pemegang saham mayoritas Indosat, yaitu Ooredoo Hutchison Asia Pte Ltd.
Tindakan membeli saham tidak hanya dilakukan oleh Vikram Sinha. Nicky Lee, Direktur Keuangan Indosat, juga melakukan pembelian saham. Dia membeli 620 ribu saham ISAT dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar.
Hingga kuartal ketiga tahun 2024, Indosat mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,87 triliun. Angka ini mengalami pertumbuhan 39,1 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 yang sebesar Rp2,78 triliun.
Vikram Sinha CEO Indosat saham ISAT investasi laba