TNI Kembali dari Misi Kemanusiaan di Filipina
Jakarta, 11 November 2024 - Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Andyawan M.P., S.I.P., M.Tr(Han) menghadiri Apel Penyambutan Satgas Operasi Penanggulangan Bencana Alam Filipina di Apron Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Satgas ini baru saja kembali setelah menjalankan misi kemanusiaan pasca-bencana badai tropis Kristine yang melanda wilayah Bicol, khususnya Legazpi, sejak 24 Oktober 2024.
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Apel dan memberikan penghargaan kepada 24 personel Satgas Kemanusiaan, termasuk prajurit TNI Angkatan Udara. Dalam sambutannya, Panglima TNI mengungkapkan, “Satgas Kemanusiaan TNI ini merupakan wujud solidaritas ASEAN dalam penanggulangan bencana alam.” Keberhasilan misi ini juga diakui oleh pemerintah Filipina yang memberikan penghargaan berupa Award of the Military Civic Action Medal dan medali penghargaan dari Kepala Staf Angkatan Bersenjata Filipina.
Selama misi ini, TNI mengerahkan dua helikopter, yaitu H225M Caracal milik TNI AU dan Mi-17 milik TNI AD. Dalam waktu 14 hari, Satgas Kemanusiaan TNI melakukan berbagai tugas, termasuk evakuasi, distribusi bantuan, dan mendukung pemulihan wilayah yang terkena dampak bencana.
Sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan profesionalisme, Panglima TNI menyebutkan bahwa pemerintah Indonesia memberikan beberapa penghargaan, antara lain Satya Lencana Santi Dharma, Satya Lencana Kebaktian Sosial, dan penghargaan Dharma Pertahanan Kemhan RI serta piagam penghargaan Panglima TNI.
Panglima TNI berharap keberhasilan Tim Kemanusiaan ini dapat menjadi contoh dan motivasi bagi satuan lain agar dapat merespons secara cepat dan tepat saat terjadi bencana alam, baik di dalam maupun di luar negeri.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakasal, Kasum TNI, Pangkoopsudnas, para Asisten Kasau, Pangkoopsud I, Danlanud Halim Perdanakusuma, serta sejumlah pejabat TNI lainnya.
TNI Angkatan Udara selalu berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terkena bencana. Motto mereka, "Jauh di Langit Dekat di Hati", mencerminkan semangat mereka untuk selalu siap sedia membantu.
TNI misi kemanusiaan Filipina bencana alam badai tropis