Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Protes Besar di Valencia Setelah Banjir Hebat

Sekitar 130.000 orang di kota Valencia, Spanyol, melakukan demonstrasi besar-besaran menentang cara pemerintah daerah menangani krisis setelah terjadinya banjir hebat. Aksi protes ini juga berlangsung di beberapa kota lain seperti Madrid dan Alicante.

Para peserta protes menuntut agar Carlos Mazón, Presiden Regional dari Partai Populer (PP) yang konservatif, mengundurkan diri. Mereka mengkritik Mazón karena dianggap lambat dalam merespons bencana yang terjadi. Pada hari bencana, banyak orang menyatakan bahwa pemerintah dan tim krisis daerah baru mengaktifkan sistem peringatan seluler setelah air mulai menggenangi beberapa daerah hingga setinggi meter.

Kritik juga ditujukan kepada pemerintah pusat di Madrid, yang dianggap tidak cepat memberikan bantuan. Terlalu banyak waktu berlalu sebelum bantuan tiba, sehingga banyak orang merasa tidak mendapatkan pertolongan yang memadai.

Sejak beberapa hari terakhir, pemerintah pusat dan pihak berwenang wilayah Valencia saling menyalahkan mengenai lambatnya penanganan bantuan bencana. Hal ini menyebabkan banyak warga merasa frustasi dan marah terhadap tindakan pemerintah.

Banjir ini merupakan salah satu bencana alam yang paling parah yang pernah dialami Valencia, mengakibatkan kerugian besar dan banyak korban. Situasi ini memicu ketidakpuasan yang meluas terhadap pemerintah, dan banyak yang berharap adanya perubahan dalam manajemen krisis di masa depan.

library_books Tagesschau