Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Serangan Terhadap Sekolah di Gaza Meningkat, Banyak Anak Terluka

Data terbaru yang dirilis oleh UNICEF menunjukkan bahwa setidaknya terdapat 64 serangan terhadap sekolah di Jalur Gaza pada bulan lalu. Serangan ini terjadi di tengah situasi yang semakin sulit bagi anak-anak dan keluarga yang terpaksa mengungsi dari rumah mereka.

UNICEF melaporkan bahwa sekitar 128 orang, banyak di antaranya adalah anak-anak, dilaporkan tewas akibat serangan tersebut. Sekolah-sekolah di Gaza tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai tempat perlindungan bagi anak-anak dan keluarga yang kehilangan tempat tinggal.

Serangan terhadap sekolah-sekolah di bulan Oktober ini menambah jumlah total serangan menjadi 226 sejak awal konflik yang terjadi tahun lalu. Dalam 14 bulan terakhir, lebih dari satu juta anak telah mengungsi akibat konflik yang berkepanjangan ini.

Sebagian besar serangan terjadi di Gaza utara, di mana bombardir yang kembali meningkat, pemindahan massal, dan kurangnya bantuan yang memadai membuat keadaan anak-anak semakin kritis. UNICEF memperingatkan bahwa tanpa adanya bantuan yang cukup, banyak anak-anak yang berada dalam bahaya.

Menurut hukum kemanusiaan internasional, sekolah seharusnya menjadi tempat yang terlindungi. Namun, sejak permulaan permusuhan pada bulan Oktober 2023, lebih dari 95% sekolah di Gaza telah mengalami kerusakan, baik sebagian maupun total. Diperkirakan bahwa setidaknya 87% dari sekolah-sekolah tersebut memerlukan rekonstruksi yang signifikan sebelum dapat berfungsi kembali.

Situasi ini sangat memprihatinkan dan mengharuskan perhatian dari berbagai pihak, agar anak-anak di Gaza dapat kembali mendapatkan pendidikan dan perlindungan yang mereka butuhkan.

library_books Middleeasteye