Amit Halevy, seorang anggota Knesset Israel dari Partai Likud, merayakan kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS. Kemenangan ini dianggap sebagai peluang sejarah bagi Israel. Hal ini diungkapkan Halevy dalam sebuah unggahan di Facebook pada Rabu pagi.
Trump berhasil memenangkan perlombaan presiden melawan calon dari Partai Demokrat, Wakil Presiden Kamala Harris, pada Rabu pagi. Selama masa jabatannya sebagai presiden dari tahun 2016 hingga 2020, Trump dikenal menerapkan kebijakan luar negeri yang sangat mendukung Israel.
Halevy menyatakan bahwa kembalinya Trump merupakan kesempatan bagi Israel untuk mengambil peran "pemimpin" dalam menghadapi musuh-musuhnya. Ia menekankan pentingnya Israel untuk memimpin upaya dalam menegaskan kepentingan strategisnya, dengan menyebut Gaza, Teheran, dan Mekkah sebagai wilayah yang perlu diperhatikan.
"Israel harus menjadi juara nilai-nilai alkitabiah di panggung dunia," tambah Halevy.
Menteri-menteri lain dalam koalisi pemerintahan Netanyahu, termasuk dari Partai Likud, juga menyatakan kegembiraan atas kembalinya Trump. Menteri Pendidikan Yoav Kisch menulis, "Selamat datang kembali, Tuan Presiden!!"
Halevy, yang dianggap bagian dari faksi sayap kanan Partai Likud, baru-baru ini mengkritik Jaksa Agung IDF, Gali Baharav-Miara, karena ia dinilai menghalangi pelaksanaan rencana para jenderal di Jalur Gaza.
Perang yang sedang berlangsung di Gaza telah memberikan tekanan serius pada hubungan antara AS dan Israel, meskipun pemerintahan Biden terus menawarkan dukungan militer dan diplomatik kepada Israel.
Amit Halevy Trump Israel Knesset Likud