BEIJING, 8 November 2024 – Presiden Tiongkok, Xi Jinping, bersama istrinya, Peng Liyuan, menyambut kedatangan Presiden Italia, Sergio Mattarella, beserta putrinya, Laura Mattarella, di Balai Agung Rakyat, Beijing. Kunjungan ini merupakan momen penting dalam hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Italia.
Selama acara tersebut, kedua pemimpin negara ini melihat koleksi artefak Tiongkok yang telah dikembalikan oleh Italia. Artefak-artefak tersebut memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, mencerminkan warisan Tiongkok yang kaya. Pengembalian artefak ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan kerjasama dalam bidang budaya.
Xi Jinping dalam sambutannya menyatakan, "Pengembalian artefak ini menunjukkan komitmen kita untuk menjaga dan menghargai sejarah. Ini adalah langkah positif dalam membangun hubungan yang lebih baik antara Tiongkok dan Italia."
Sementara itu, Presiden Mattarella juga menekankan pentingnya kerjasama internasional dalam melestarikan warisan budaya. "Kita harus bekerja sama untuk melindungi sejarah kita dan memastikan bahwa generasi mendatang dapat belajar dan menghargai budaya yang berbeda," katanya.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dari kedua negara dan menjadi sorotan media internasional. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara Tiongkok dan Italia dapat semakin erat, terutama dalam bidang budaya dan pendidikan.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya diplomasi yang lebih luas, di mana Tiongkok berusaha untuk meningkatkan pengaruhnya di berbagai belahan dunia. Diplomasi ini dikenal dengan istilah "Xiplomacy", yang merujuk pada pendekatan Xi Jinping dalam menjalin hubungan baik dengan negara lain.
Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi antarnegara dalam melestarikan budaya dan sejarah. Artefak yang dikembalikan akan dipamerkan di berbagai tempat di Tiongkok, sehingga masyarakat dapat lebih mengenal dan menghargai warisan budaya mereka sendiri.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan Tiongkok dan Italia dapat terus bekerja sama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik, tidak hanya untuk kedua negara tetapi juga untuk dunia yang lebih luas.
Xi Jinping Sergio Mattarella artefak Beijing diplomasi