Menurut hasil survei terbaru oleh infratest dimap, mayoritas warga Jerman, yaitu 59 persen, menganggap bahwa akhir dari koalisi Ampel adalah langkah yang baik. Survei ini dilakukan untuk ARD-DeutschlandTrend dan menunjukkan adanya ketidakpuasan yang tinggi terhadap kinerja pemerintah saat ini.
Kepuasan terhadap pemerintah yang dipimpin oleh Kanselir Olaf Scholz telah mencapai titik terendah. Hanya 14 persen responden yang merasa puas, angka ini merupakan yang terendah dalam lebih dari 27 tahun survei ARD-DeutschlandTrend. Sebelumnya, tingkat kepuasan serendah ini hanya pernah tercatat pada masa pemerintahan koalisi merah-hijau yang berakhir pada tahun 2005.
Melihat kondisi ini, partai oposisi mendesak Kanselir Scholz untuk segera mengajukan pertanyaan kepercayaan. Jika diajukan, pemilihan umum bisa dilaksanakan secepatnya pada awal tahun depan. Scholz sendiri telah mengumumkan niatnya untuk mengajukan pertanyaan tersebut pada 15 Januari di Bundestag. Dengan hasil yang tepat, pemilihan umum dapat berlangsung pada bulan Maret 2025.
Saat ini, hampir setengah dari warga Jerman, sekitar 46 persen, berkeinginan agar partai Uni (CDU/CSU) memimpin pemerintahan mendatang. Sementara itu, 13 persen berharap pemerintah berikutnya akan dipimpin oleh partai SPD. Partai AfD mendapat dukungan 9 persen dan partai Hijau 8 persen.
Kanselir Scholz sebelumnya menyatakan niatnya untuk memimpin partainya dalam pemilihan mendatang. Namun, di antara pendukungnya sendiri, pendapat terbagi. Sekitar 45 persen pendukung SPD menilai Scholz sebagai calon yang baik untuk jabatan Kanselir, tetapi 47 persen lainnya merasa sebaliknya.
Ketidakpuasan ini menunjukkan tantangan besar bagi pemerintah saat ini dan kemungkinan perubahan besar dalam peta politik Jerman menjelang pemilihan umum mendatang.
Jerman koalisi pemilihan Scholz survei