Pada pemilihan umum tahun 2024, hasil suara menunjukkan penurunan yang signifikan bagi kedua kandidat utama, Kamala Harris dan Donald Trump. Pada tahun 2020, Biden dan Trump berhasil mengumpulkan sekitar 155 juta suara dari total 158 juta suara yang dicast, menciptakan tingkat partisipasi pemilih yang tinggi. Namun, pada pemilihan kali ini, Harris hanya mendapatkan 67 juta suara, sementara Trump menerima kurang dari 73 juta suara.
Data ini menunjukkan bahwa Trump tidak mengalami peningkatan suara yang berarti sejak pemilu sebelumnya, bahkan ia tidak mampu mencapai jumlah suara yang sama seperti pada tahun 2020. Sementara itu, suara Harris jauh di bawah jumlah suara Biden, dengan selisih lebih dari 14 juta suara.
Tingkat partisipasi pemilih pada pemilu 2024 hanya sekitar 58 persen, yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan tingkat partisipasi pada tahun 2020 dan juga di bawah angka pada pemilu 2016.
Salah satu isu kampanye yang menjadi kesepakatan antara kedua kandidat utama dan partai mereka adalah dukungan tanpa syarat Amerika Serikat terhadap Israel dalam konflik yang sedang terjadi di Gaza. Menurut beberapa jajak pendapat, saat ini lebih banyak Demokrat yang bersimpati kepada Palestina dibandingkan dengan Israel.
Gerakan di seluruh negeri untuk "Meninggalkan Harris" juga muncul, mendorong pemilih untuk memilih kandidat dari partai ketiga seperti Jill Stein atau bahkan tidak memberikan suara. Dukungan pemerintahan Demokrat terhadap tindakan Israel di Gaza ini berkontribusi pada tren negatif yang terus berlanjut bagi Harris.
Menurut laporan dari Detroit Free Press, di Dearborn, Harris hanya menerima 36 persen suara, yang merupakan penurunan lebih dari setengah dari suara yang diterima Biden pada tahun 2020, sementara Trump mengalami peningkatan menjadi 42 persen. Di Hamtramck, Harris mendapatkan 38 persen suara, turun 50 poin dari suara Biden, sementara Trump mendapatkan 44 persen, atau peningkatan 30 poin sejak tahun 2020. Sementara itu, Stein berhasil meraih sekitar sepertiga suara di seluruh distrik, mungkin merupakan hasil tertinggi yang pernah dia dapatkan di seluruh negara.
Hasil ini menunjukkan adanya pergeseran dalam dukungan pemilih yang dapat mempengaruhi pemilu mendatang dan arahan politik di Amerika Serikat.
pemilu 2024 suara Harris suara Trump dukungan Israel