Pada tanggal 9 November 1974, Presiden Republik Indonesia mengeluarkan Keputusan Nomor: 071/TK/1974 untuk menetapkan gelar Pahlawan Nasional kepada dua tokoh penting dalam sejarah TNI Angkatan Udara, yaitu Marsda TNI Anumerta Prof. Dr. Abdulrachman Saleh dan Marsda TNI Anumerta Agustinus Adisutjipto.
Peran Abdulrachman Saleh
Abdulrachman Saleh adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam pembentukan TNI Angkatan Udara. Ia dikenal sebagai seorang yang cerdas dan memiliki banyak keahlian. Seorang dosen berkebangsaan Belanda bahkan memanggilnya dengan sebutan “Krullebol” (Si Kriting yang Cerdas), yang kemudian disingkat menjadi “Karbol”. Panggilan ini kini menjadi sebutan untuk para Taruna/Taruni Akademi Angkatan Udara.
Pada tahun 1934, Abdulrachman Saleh mendirikan perkumpulan radio yang bernama Vereniging voor Oosterse Radio Omroep (VORO). Selanjutnya, pada tahun 1945, ia menjadi Ketua Radio Republik Indonesia yang pertama. Selama menjabat sebagai Danlanud Maospati Madiun, ia juga mendirikan Sekolah Radio Udara.
Tak hanya itu, saat menjabat sebagai Danlanud Bugis Malang, ia mendirikan Sekolah Teknik Udara. Di tengah kesibukannya, Abdulrachman Saleh juga menjalani tugasnya sebagai dokter dan dosen. Berkat jasanya di bidang kedokteran, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengukuhkan ia sebagai “Bapak Ilmu Faal Indonesia”.
Keberanian Agustinus Adisutjipto
Agustinus Adisutjipto dikenal sebagai pilot yang sangat handal. Ia memiliki brevet penerbang Groote Militaire Brevet dari Militaire Luchtvaart Opleidings School di Kalijati. Salah satu prestasi paling terkenalnya adalah berhasil menerbangkan pesawat Cureng dengan identitas merah putih. Penerbangan ini tercatat sebagai penerbangan pertama pesawat dengan identitas merah putih, yang terbang selama 30 menit di atas langit kota Yogyakarta.
Penerbangan tersebut terjadi saat persiapan pelaksanaan Kongres Pemuda Seluruh Indonesia. Adisutjipto juga berperan penting dalam pendirian Sekolah Penerbangan pertama di Indonesia, yang berlokasi di Yogyakarta.
Penghargaan yang Diterima
Dengan penetapan gelar Pahlawan Nasional ini, perjuangan dan dedikasi Abdulrachman Saleh dan Agustinus Adisutjipto dalam memperjuangkan kemerdekaan dan mengembangkan TNI Angkatan Udara diakui secara resmi. Mereka adalah contoh teladan bagi generasi muda Indonesia dalam mencintai tanah air dan berkontribusi bagi bangsa.
Pahlawan Nasional Abdulrachman Saleh Agustinus Adisutjipto TNI AU