PT PAL Indonesia baru saja menyelesaikan proyek strategis yang sangat penting untuk ketahanan energi nasional, yaitu proyek Single Point Mooring (SPM) II SHAFTHI untuk PT Pertamina Patra Niaga. Proyek ini berhasil diselesaikan dalam waktu 90 hari, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
SPM II memiliki kapasitas 35.000 DWT dan mencakup berbagai layanan penting seperti change-over, mobilisasi, overhaul, dan instalasi. Semua pekerjaan ini dilakukan dengan sangat hati-hati dan profesional oleh tim dari PT PAL Indonesia, menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung ketahanan energi di Indonesia.
Acara penutupan proyek ini berlangsung di Hotel Mercure, Kuta Bali, dan dihadiri oleh beberapa pejabat penting. Di antaranya adalah CMO PT PAL Indonesia, Willgo Zainar, dan Region Manager Reliability & Project Development Jawa Bagian Barat PT Pertamina Patra Niaga, Abdul Rafik. Kehadiran mereka menandakan pentingnya kolaborasi antara kedua perusahaan dalam menjaga kestabilan dan keamanan pasokan energi di tanah air.
Menurut Willgo Zainar, "Kesuksesan proyek ini adalah hasil kerja keras tim kami dan Pertamina. Kami berkomitmen untuk terus mendukung swasembada energi nasional dan memastikan distribusi BBM berjalan lancar untuk memenuhi kebutuhan energi bangsa." Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya proyek ini bagi masa depan energi di Indonesia.
Dengan selesainya proyek ini, PT PAL Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pemimpin dalam industri penyediaan energi. Diharapkan, kerja sama yang baik antara PT PAL Indonesia dan PT Pertamina Patra Niaga dapat terus berlanjut demi menjaga ketahanan energi nasional. Mari kita bersama-sama menjaga dan mendukung inisiatif ini agar energi di Indonesia tetap berkelanjutan dan aman untuk semua.
PT PAL Indonesia Pertamina Patra Niaga SPM energi nasional