Di pulau Reykjanes, Islandia, sebuah vulkan kembali meletus setelah serangkaian gempa bumi yang terjadi baru-baru ini. Erupti ini ditandai dengan keluarnya lava dan asap dari celah panjang di tanah. Meskipun letusan ini berlangsung di daerah dekat kota pelabuhan Grindavik, kejadian ini telah dilaporkan oleh Badan Meteorologi Islandia (IMO).
Since Maret 2021, pulau Reykjanes telah sering mengalami yang dinamakan "spalten-eruption", yaitu jenis erupsi yang terjadi ketika lava keluar dari celah di bumi. Meskipun belum jelas apakah erupsi yang baru ini akan menambah ancaman bagi Grindavik yang sebelumnya telah beberapa kali dievakuasi, para otoritas telah mengambil tindakan pencegahan dengan mengungsikan warga setempat untuk menjaga keselamatan mereka, demikian laporan dari stasiun televisi RUV yang mengutip pihak pemadam kebakaran.
Pada bulan Januari yang lalu, lava dari erupsi telah menghancurkan beberapa rumah di tepi Grindavik. Grindavik sendiri terletak sekitar 40 kilometer di barat daya ibu kota Reykjavik. Dua bulan yang lalu, juga terjadi erupsi vulkan di Reykjanes yang berlangsung selama lebih dari tiga minggu.
Islandia dikenal memiliki 33 sistem vulkan aktif. Pulau ini berada di atas apa yang dinamakan "Mittelatlantischen Rücken", yaitu rangkaian gunung yang terbentuk di dasar laut antara dua lempeng tektonik, Eurasia dan Amerika Utara. Fenomena geologi ini bertanggung jawab atas banyaknya aktivitas vulkanik yang terjadi di wilayah tersebut.
Vulkan Reykjanes Grindavik Erupsi Evakuasi