Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Mensos Gus Ipul Tegaskan Subsidi BBM Harus Tepat Sasaran

Jakarta - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, yang akrab dipanggil Gus Ipul, memberikan tanggapan mengenai rencana pemerintah untuk mengalihkan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Dalam pernyataannya pada Rabu, 6 November 2024, Gus Ipul menekankan pentingnya agar pengalihan subsidi ini tidak salah sasaran.

"Oh ya, nanti lagi dibahas, kita tunggu aja. Pada prinsipnya jangan sampai subsidi itu salah sasaran, itu kan," kata Gus Ipul saat ditemui di Gedung Konvensi Taman Makan Pahlawan Nasional Utama (TPMNU), Jakarta.

Untuk memastikan subsidi tepat sasaran, Gus Ipul menjelaskan bahwa saat ini Kementerian Sosial tengah melakukan konsolidasi data nasional mengenai masyarakat miskin. Ia menekankan bahwa data yang akurat sangat penting bagi kebijakan yang akan diambil.

"Maka itu nanti kebijakannya seperti apa, kita tunggu. Kementerian Sosial dengan beberapa kementerian lainnya sekarang ini diminta untuk konsolidasi data itu," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa pemberian subsidi harus didasarkan pada pedoman satu data. "Salah satu yang harus kita persiapkan kalau subsidi ini harus tepat sasaran adalah data, dan data itu adalah Data tunggal yang jadi pegangan, pedoman bagi semua kementerian dan lembaga," tegasnya.

Gus Ipul berharap, dalam waktu dekat, konsolidasi data ini dapat terwujud sehingga kebijakan yang diambil dapat efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, juga mengungkapkan rencana untuk mengkaji konversi subsidi energi menjadi BLT. Airlangga menambahkan bahwa kebijakan ini sudah didiskusikan dengan Dewan Ekonomi Nasional (DEN) di Istana Negara pada Selasa, 5 November 2024. Namun, pemerintah masih memperdalam dan menghitung kompensasi yang diperlukan untuk pelaksanaan kebijakan ini.

Dengan adanya rencana ini, diharapkan subsidi yang diberikan oleh pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

library_books Idx Channel