Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Keluhan Pekerja Door Knocker Elon Musk di Arizona

Lima pekerja yang terlibat dalam program door knocker untuk mendukung pemungutan suara di Arizona mengungkapkan keluhan mengenai kondisi kerja yang buruk dan kesulitan dalam mendapatkan pembayaran. Mereka mengklaim bahwa mereka harus memenuhi kuota yang sangat sulit, yang menyebabkan mereka bekerja meskipun dalam keadaan sakit.

Ke lima pekerja tersebut berbagi pengalaman mereka saat bekerja di bawah naungan operasi penggalangan suara yang dipimpin oleh miliarder Elon Musk. Empat di antara mereka bekerja untuk kelompok yang telah menerima sumbangan dari Musk dan juga donatur besar Partai Republik, Harlan Crow. Sementara satu lainnya bekerja dengan salah satu subkontraktor untuk PAC Amerika milik Musk.

Para pekerja mengaku bahwa mereka menghadapi syarat-syarat kerja yang sangat berat, termasuk kuota yang hampir tidak mungkin dipenuhi. Hal ini mengingatkan pada laporan sebelumnya oleh WIRED mengenai perlakuan terhadap pekerja door knocker di Michigan yang menjalankan tugas serupa.

Kondisi kerja yang dinilai buruk ini menambah beban bagi para pekerja. Mereka merasa bahwa janji pembayaran yang dijanjikan tidak selalu ditepati dan sering kali datang terlambat. Hal ini sangat mengganggu, terutama dalam situasi di mana mereka sudah bekerja keras untuk memenuhi target yang ditetapkan.

Sistem kuota yang diterapkan dalam program ini dinilai tidak realistis oleh para pekerja. Mereka merasa tertekan untuk mencapai angka yang tinggi, meskipun kondisi fisik mereka tidak memungkinkan. Banyak di antara mereka yang mengalami sakit, tetapi tetap merasa harus menyelesaikan tugas demi mendapatkan uang yang telah dijanjikan.

Keluhan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi oleh banyak pekerja di lapangan yang terlibat dalam kampanye politik. Meskipun mereka berusaha untuk berkontribusi pada proses demokrasi, kenyataan yang dihadapi seringkali jauh dari yang diharapkan, dengan tantangan yang datang dari dalam organisasi itu sendiri.

Dengan adanya laporan ini, diharapkan ada perhatian lebih terhadap kondisi pekerja di lapangan, terutama dalam konteks kampanye politik yang melibatkan banyak uang dan janji-janji. Para pekerja berhak mendapatkan perlakuan yang adil dan pembayaran yang tepat waktu untuk usaha yang telah mereka lakukan.

library_books Wired