Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Rescue Operation for Humpback Whale in Sydney Harbor

Selama 22 jam, tim penyelamat berhasil membebaskan seekor ikan paus bungkuk muda yang terjerat tali nelayan di Pelabuhan Sydney. Ikan paus tersebut pertama kali terlihat oleh operator kapal tur yang mengadakan pengamatan paus. Setelah itu, segera dilakukan operasi penyelamatan yang melibatkan kapal, helikopter, dan drone.

Operasi penyelamatan dimulai pada sore hari Kamis dan dilanjutkan hingga pagi hari Jumat. Masyarakat sangat prihatin dengan kondisi ikan paus yang sangat stres. Menurut Pirotta, salah satu penyelamat, kemungkinan besar ikan paus tersebut sudah mengalami kesulitan jauh sebelum Kamis. Ia mengamati bahwa pernapasan hewan tersebut menunjukkan tanda-tanda kelelahan. "Apakah paus itu baik-baik saja? Saya berharap begitu, tetapi saya tidak tahu. Kenyataannya, hewan ini telah mengalami penderitaan yang luar biasa," ujar Pirotta kepada Australian Broadcasting Corporation (ABC).

Selama proses penyelamatan, Pirotta juga menyatakan bahwa terjebak dalam alat tangkap nelayan adalah hal yang sangat mengerikan. "Ditambah dengan adanya kapal dan drone di pelabuhan yang paling sibuk di dunia, Pelabuhan Sydney, adalah situasi yang sangat menakutkan," tuturnya.

Jessica Fox dari organisasi sukarelawan bernama “Organization for the Rescue and Research of Cetaceans in Australia” menjelaskan bahwa tim penyelamat mengikatkan pelampung pada tali yang melilit ekor ikan paus untuk memperlambat gerakannya. Cara ini berhasil menahan mamalia laut itu agar tidak bergerak sehingga tim dapat memotong tali tersebut dengan aman.

Ikan paus bungkuk sebelumnya hampir punah karena penangkapan massal. Di perairan Australia, populasi mereka diperkirakan hanya mencapai 1.500 ekor. Namun, setelah larangan berburu paus bungkuk pada tahun 1965, jumlah mereka mulai pulih dan kini diperkirakan lebih dari 40.000 ekor di belahan bumi selatan. Hal ini hampir setara dengan jumlah sebelum perburuan paus. Berdasarkan data dari World Conservation Union (IUCN), ikan paus bungkuk kini tidak lagi dianggap terancam punah. Australia juga telah menghapus ikan paus besar ini dari daftar spesies yang terancam punah.

library_books