Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pemogokan Kerja Besar-Besaran di Israel oleh Serikat Pekerja Histadrut

Serikat pekerja Histadrut di Israel telah mengumumkan rencana pemogokan kerja besar-besaran sebagai bentuk protes terhadap terhambatnya negosiasi gencatan senjata di Gaza. Aksi mogok ini diharapkan akan berlangsung selama satu hari pada Senin, 2 September 2024. Dengan ratusan ribu anggota, Histadrut merupakan salah satu serikat pekerja yang paling berpengaruh di negara tersebut.

Menurut laporan dari Axios, pemogokan ini diyakini dapat melumpuhkan aktivitas ekonomi yang sedang berlangsung di Israel. Hal ini menunjukkan besarnya pengaruh Histadrut dalam dunia tenaga kerja dan ekonomi negara tersebut. Di Israel, pemogokan adalah bentuk protes yang sah, dan sering digunakan oleh serikat pekerja untuk menuntut perubahan atau memperjuangkan hak-hak pekerja.

Sekretaris Jenderal Histadrut, Arnon Bar David, menyampaikan pernyataan yang mendalam terkait aksi ini. Ia mengatakan, "Kita menerima kantong mayat alih-alih kesepakatan gencatan senjata. Kami harap intervensi kami dapat mendorong perubahan. Kami menyerukan rakyat Israel untuk turun ke jalan dan menyuarakan tuntutan para keluarga sandera." Pernyataan ini mencerminkan kekhawatiran yang mendalam terhadap situasi yang terjadi di Gaza serta harapan untuk resolusi yang lebih baik.

Aksi pemogokan ini pun diperkirakan akan menarik perhatian banyak warga Israel. Mereka diharapkan untuk merasakan dan melihat dampak dari ketegangan yang sedang berlangsung, baik di dalam negeri maupun di Gaza. Dengan semakin meningkatnya ketidakpuasan, serikat pekerja berharap bahwa suara mereka dapat memberikan dampak positif dalam proses negosiasi.

library_books Idx Channel