Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kematian Paus Beluga Hvaldimir yang Diduga Mata-mata Rusia

Paus beluga bernama Hvaldimir, yang diduga terlibat dalam kegiatan mata-mata untuk Rusia, ditemukan mati di Norwegia. Temuan ini dikonfirmasi oleh sebuah organisasi nirlaba yang sudah memantau keberadaan paus tersebut.

Hvaldimir diperkirakan berusia sekitar 14 hingga 15 tahun. Usia ini tergolong muda bagi paus beluga, yang bisa hidup hingga 60 tahun. Penemuan kematian ini diungkap oleh ahli biologi kelautan, Sebastian Strand, yang menyatakan bahwa kematian paus tersebut "sangat mengerikan." Ia menambahkan, "Dia tampaknya dalam kondisi baik pada hari Jumat lalu, jadi kami hanya perlu mencari tahu apa yang mungkin terjadi di sini."

Paus Hvaldimir pertama kali terlihat di perairan Norwegia pada tahun 2019. Saat itu, ia mengenakan harness dengan mount kamera yang tampaknya digunakan untuk pengawasan. Harness tersebut memiliki tulisan "Equipment St. Petersburg" dalam bahasa Inggris, yang mengindikasikan asalnya.

Berdasarkan tingkah lakunya, Hvaldimir menunjukkan ketertarikan kepada manusia dan juga mengindikasikan respons terhadap sinyal tangan. Hal ini membuat badan intelijen domestik Norwegia berasumsi bahwa Hvaldimir pernah ditangkap dan dilatih di Rusia sebagai bagian dari sebuah program riset.

Nama Hvaldimir merupakan gabungan dari kata Norwegia untuk paus dan nama depan presiden Rusia. Hingga saat ini, pihak Moskow belum memberikan komentar mengenai spekulasi seputar paus ini.

library_books Dwnews