Pjs. Bupati Blitar, Dr. Ir. Jumadi, M.MT, mengajak masyarakat untuk waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi. Seruan ini disampaikan saat peninjauan lokasi terdampak angin puting beliung di Kecamatan Gandusari pada Senin, 4 November 2024.
Dalam peninjauan tersebut, Jumadi didampingi oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Plt. Kepala Dinas Sosial, serta Muspika Kecamatan Gandusari. Ia mengingatkan bahwa berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem diperkirakan akan berlangsung dari tanggal 31 Oktober hingga 6 November 2024.
Pjs. Bupati menyatakan, "Kami meminta semua warga untuk tetap waspada dan siap siaga menghadapi kemungkinan bencana yang bisa terjadi. Semua organisasi perangkat daerah (OPD), terutama BPBD, harus selalu siap untuk menangani situasi darurat."
Jumadi juga menjelaskan pentingnya mitigasi bencana yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Ia mengajak warga untuk:
- Mencari tahu dan memahami potensi bencana hidrometeorologi di lingkungan sekitar.
Setelah peninjauan, Pjs. Bupati Blitar memberikan bantuan sembako di beberapa titik yang terkena dampak bencana hidrometeorologi. Lokasi yang dikunjungi antara lain Dusun Ngloding Desa Sumberagung, Dusun Sukoreno Desa Sukosewu, dan Dusun Rejosari Desa Gandusari.
Selain itu, Jumadi juga memberikan tali asih kepada keluarga warga Desa Dermojayan Kecamatan Srengat yang meninggal dunia akibat tertimpa pohon. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang terkena musibah.
Dengan adanya imbauan dan tindakan nyata dari Pjs. Bupati, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Blitar dapat lebih siap menghadapi cuaca ekstrem dan mengurangi risiko bencana.
Blitar cuaca ekstrem mitigasi bencana angin puting beliung