Menurut sebuah survei terbaru, sekitar sepertiga warga Amerika Serikat (AS) menyatakan keinginan untuk pindah ke daerah atau negara lain jika kandidat pilihan mereka kalah dalam pemilihan presiden yang akan berlangsung pekan ini. Survei ini dilakukan oleh perusahaan jasa penyimpanan StorageUnits terhadap 2.955 responden selama bulan Oktober 2024.
Hasil survei menunjukkan bahwa 34 persen warga AS berencana untuk pindah jika kandidat yang mereka dukung tidak menang. Laporan tersebut menyoroti bahwa Negara Bagian Florida menjadi destinasi utama bagi pemilih Donald Trump jika ia kalah, sementara pemilih Kamala Harris lebih tertarik untuk pindah ke Negara Bagian California.
Tak hanya di dalam negeri, banyak responden juga mempertimbangkan untuk pindah ke luar negeri. Negara Kanada dan Inggris menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin meninggalkan AS, dengan 32 persen memilih Kanada dan 23 persen memilih Inggris sebagai tempat tinggal baru.
Namun, meskipun banyak yang ingin pindah, survei tersebut juga menunjukkan bahwa hanya sedikit warga yang benar-benar akan melakukannya. Banyak yang merasa bahwa pindah itu sulit karena berbagai faktor, seperti pekerjaan dan keluarga. Hanya sekitar 6 persen responden yang bersikukuh untuk pindah jika kandidat mereka kalah, sedangkan 28 persen lainnya menyadari bahwa keinginan tersebut akan sulit untuk diwujudkan.
Dengan data ini, terlihat bahwa meskipun ada banyak keinginan untuk pindah, realitas kehidupan sering kali menghalangi niat tersebut.
survei warga Amerika pilpres pindah kandidat