X baru-baru ini melakukan perubahan penting pada fitur pemblokiran di platformnya yang mengubah cara pengguna dapat menghindari kontak dengan orang lain. Perubahan ini mulai diterapkan pada hari Minggu dan berdampak pada cara orang berinteraksi di media sosial.
Sebelumnya, saat pengguna menekan tombol blokir, orang yang diblokir tidak bisa melihat atau berinteraksi dengan konten publik pengguna. Namun, dengan pembaruan terbaru, meskipun tombol blokir ditekan, orang yang diblokir tetap dapat melihat semua posting publik dari akun tersebut. Mereka tidak dapat menyukai atau membalas posting tersebut, tetapi akses untuk melihat tetap ada.
Untuk sepenuhnya memblokir seseorang di X, pengguna kini perlu mengubah pengaturan privasi posting publik mereka menjadi pribadi. Ini berarti bahwa hanya pengikut yang disetujui yang dapat melihat konten yang dibagikan.
Perubahan ini diumumkan oleh X pada pertengahan Oktober, dan dalam waktu dua hari setelah pengumuman tersebut, platform media sosial pesaing, Bluesky, mengalami lonjakan pengguna baru yang signifikan, dengan jumlahnya mencapai 1,2 juta. Saat ini, Bluesky telah memiliki lebih dari 13 juta pengguna.
Perubahan ini mengundang diskusi di kalangan pengguna tentang kebijakan privasi dan kontrol yang mereka miliki di platform media sosial. Banyak yang merasa bahwa meskipun mereka telah memblokir seseorang, orang tersebut masih dapat melihat aktivitas mereka, yang bisa membuat pengguna merasa tidak nyaman.
Dengan semakin banyaknya pilihan platform media sosial, pengguna kini lebih sadar akan fitur dan kebijakan yang ditawarkan. Perubahan pada fitur blokir di X ini diharapkan dapat mendorong pengguna untuk berpikir lebih jauh tentang bagaimana mereka ingin mengelola privasi dan interaksi di dunia maya.
X fitur blokir Bluesky media sosial