Pada akhir pekan lalu, Elon Musk, yang dikenal sebagai pendukung Donald Trump, mengungkapkan kritik terhadap penampilan Cardi B saat rally Kamala Harris di Milwaukee, Wisconsin. Kejadian ini menarik perhatian banyak orang di media sosial.
Di awal pidatonya, Cardi B mengalami masalah teknis ketika teleprompter yang digunakannya tidak berfungsi. Meskipun demikian, ia melanjutkan pidatonya dengan membaca dari telepon genggamnya. Bagian pidato inilah yang kemudian dibagikan oleh Musk di platformnya, X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).
Elon Musk telah menunjukkan dukungannya kepada Trump secara terbuka sejak bulan Juli, dan kini ia semakin aktif dalam mendukung kandidat Republik tersebut. Ia tidak hanya memperkuat platform media sosialnya, tetapi juga hadir di berbagai rally dan menawarkan dukungan finansial kepada negara bagian yang dianggap penting bagi pemilihan.
Reaksi Cardi B terhadap kritik Musk pun tidak membuatnya berdiam diri. Ia melihat unggahan tersebut dan langsung memberikan tanggapan balik.
Kritik Musk menambah deretan kontroversi di dunia politik dan musik, di mana para tokoh publik sering saling menyerang di media sosial. Peristiwa ini juga menunjukkan bagaimana media sosial menjadi arena baru bagi perdebatan politik, di mana setiap komentar dapat langsung dijangkau oleh jutaan orang.
Dengan semakin banyaknya selebriti yang terlibat dalam politik, masyarakat pun semakin tertarik untuk mengetahui pandangan dan reaksi mereka terhadap berbagai isu yang sedang hangat dibicarakan. Kejadian ini juga mengingatkan kita bahwa bahkan di tengah-tengah masalah teknis, suara dan pendapat seseorang tetap dapat menjadi sorotan.
Elon Musk Cardi B Kamala Harris media sosial kritik