Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

IHSG Menguat Tipis, Pelaku Pasar Cemas Jelang Pilpres AS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis pada level 7.521 di hari Senin, 4 November 2024. Meskipun demikian, setelah pembukaan, IHSG sempat berada di zona merah dan berusaha menembus level penting 7.500.

Menurut analisis dari Gunawan Benjamin, seorang analis pasar keuangan, para pelaku pasar saat ini berada dalam keadaan harap-harap cemas menjelang pemilihan Presiden Amerika Serikat yang akan berlangsung. "Persaingan ketat antara dua calon kandidat membuat pelaku pasar lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi," ungkap Gunawan.

Situasi ini membuat pasar keuangan rentan terhadap perubahan, terutama terkait dengan pemilihan presiden AS. Selain itu, para pelaku pasar juga menantikan rilis data manufaktur dari AS dan sejumlah data penting dari China yang dapat mempengaruhi keputusan investasi mereka.

Di Indonesia, pelaku pasar masih menunggu rilis data tentang pertumbuhan ekonomi. Diperkirakan, laju pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga tahun ini akan melambat, meskipun masih di kisaran 5 persen.

Gunawan juga menambahkan, "Hari ini, IHSG berpeluang ditransaksikan dalam rentang 7.450 hingga 7.530. IHSG mungkin akan mengikuti pergerakan bursa saham di Asia yang relatif stabil pada perdagangan pagi ini."

Di sisi lain, nilai mata uang Rupiah kembali melemah menjadi Rp15.750 per USD. Hal ini terjadi di tengah memburuknya kinerja dolar AS yang tetap didukung oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, yaitu US Treasury 10 Tahun.

Sementara itu, harga emas bergerak sideways di level USD2.737 per ons troy pada perdagangan pagi ini.

Dengan kondisi ini, pelaku pasar diharapkan dapat memperhatikan perkembangan lebih lanjut mengenai pemilihan presiden AS dan data-data ekonomi yang akan dirilis, agar dapat membuat keputusan investasi yang tepat.

library_books Idx Channel