Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Tekanan Keluarga untuk Memiliki Anak: Solusi dari Terapis

Dalam kehidupan berpasangan, banyak pasangan muda yang sering kali menghadapi tekanan dari keluarga untuk segera memiliki anak. Hal ini menjadi masalah yang cukup umum dan sering kali menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi pasangan yang belum siap untuk menjadi orang tua.

Menurut Anna Deviatka, seorang geshalt-terapis dan pemimpin grup terapi di MGI, tekanan ini sering kali berasal dari kekhawatiran orang tua yang merasa kehilangan kontrol ketika anak-anak mereka tumbuh dewasa. Dalam banyak kasus, orang tua merasa bahwa memiliki cucu adalah bagian penting dari siklus kehidupan, dan mereka cenderung menghadapi

krisis usia yang membuat mereka lebih mendesak dalam meminta anak-anak mereka untuk segera memiliki keturunan.

"Tekanan ini bisa menjadi sangat besar, terutama bagi pasangan yang masih dalam tahap awal hubungan mereka. Mereka mungkin merasa terjebak antara keinginan untuk memenuhi harapan keluarga dan keinginan mereka sendiri untuk menunggu," kata Deviatka.

Hal ini dapat menciptakan ketegangan dalam hubungan pasangan, yang seharusnya bisa fokus pada pengembangan diri dan kualitas hubungan mereka sendiri. Menurut Deviatka, penting bagi pasangan untuk berkomunikasi secara terbuka tentang perasaan mereka dan menetapkan batasan yang sehat dengan keluarga.

"Pasangan harus merasa nyaman untuk mengatakan bahwa mereka ingin mengambil waktu untuk diri mereka sendiri sebelum memutuskan untuk memiliki anak. Ini adalah keputusan besar dan harus datang dari keinginan mereka sendiri, bukan karena tekanan dari luar," tambahnya.

Sementara itu, Deviatka menyarankan agar pasangan muda ini mencari dukungan dari teman-teman atau kelompok yang memiliki pengalaman serupa. Dengan berbagi pengalaman dan mendukung satu sama lain, mereka dapat merasa lebih kuat dalam menghadapi tekanan ini.

Setiap pasangan memiliki waktu dan cara yang berbeda dalam merencanakan keluarga mereka. Yang terpenting adalah bahwa keputusan tersebut harus diambil dengan pertimbangan yang matang dan saling pengertian antara pasangan. Menghadapi tekanan dari keluarga bukanlah hal yang mudah, tetapi dengan komunikasi yang baik, pasangan dapat menemukan jalan tengah yang membuat mereka merasa nyaman dan bahagia dalam perjalanan mereka.

Dengan demikian, penting untuk memahami bahwa setiap orang memiliki perjalanan hidup yang unik, dan tidak ada satu cara yang benar untuk membangun keluarga. Pasangan muda harus saling mendukung dan menghormati keputusan satu sama lain, meskipun ada tekanan dari keluarga.

library_books Infomoscow24