Pada hari Minggu, 18 September 2025, Pengadilan di China memutuskan untuk menjatuhkan hukuman mati kepada Tang Renjian, mantan Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan. Keputusan ini diambil setelah Tang dinyatakan bersalah menerima suap yang sangat besar. Menurut laporan dari Xinhua, Tang menerima suap berupa uang tunai dan properti yang nilainya lebih dari 268 juta yuan, sekitar Rp 627,3 miliar. Suap itu berkaitan dengan berbagai jabatan yang pernah dipegang Tang selama tahun 2007 hingga 2024. Pengadilan menyatakan bahwa perbuatan Tang menyebabkan kerugian besar bagi negara dan rakyat, sehingga hukuman mati dianggap tepat. Meskipun begitu, Tang telah mengakui perbuatannya dan menyampaikan penyesalan atas tindakan tersebut. Kasus ini menunjukkan bahwa pemerintah China sangat serius memberantas korupsi dan tidak akan ragu menjatuhkan hukuman berat terhadap pejabat yang terbukti korupsi. Keputusan ini menjadi peringatan bagi pejabat lain agar tidak menyalahgunakan kekuasaan mereka untuk keuntungan pribadi.
China korupsi hukuman mati Tang Renjian suap Menteri Pertanian