Pada hari Minggu, 28 September 2025, Palestina mengajukan permohonan resmi untuk menjadi anggota penuh kelompok negara-negara berkembang yang dikenal sebagai BRICS. BRICS sendiri merupakan kelompok yang terdiri dari negara-negara seperti Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Kelompok ini biasanya membahas berbagai isu penting seperti ekonomi dan politik internasional.
Duta Besar Palestina untuk Rusia, Abdel-Hafiz Nofal, menyampaikan kabar ini kepada kantor berita Anadolu dan RIA. Dia mengatakan bahwa pihak Palestina telah mengajukan permohonan secara resmi, namun sampai saat ini mereka masih menunggu jawaban dari anggota BRICS. "Sejauh ini, kami belum menerima jawaban apa pun," ujar Nofal.
Permohonan ini merupakan langkah penting bagi Palestina, karena menjadi bagian dari kelompok ini bisa membantu mereka mendapatkan dukungan internasional dan memperkuat posisi politik mereka di dunia. Meskipun begitu, proses ini belum selesai karena belum ada keputusan resmi dari anggota BRICS.
Kelompok BRICS sendiri dikenal sebagai kelompok negara yang berpengaruh dan sedang berkembang. Mereka sering berdiskusi tentang kerja sama ekonomi dan politik untuk memperkuat posisi mereka di panggung dunia.
Menurut pengamat, langkah Palestina ini menunjukkan upaya mereka untuk mendapatkan pengakuan internasional yang lebih besar dan memperjuangkan hak-haknya di kancah global. Namun, belum ada kepastian kapan keputusan akan diumumkan, sehingga Palestina masih harus menunggu hasil dari proses ini.
Dengan langkah ini, Palestina berharap bisa bergabung dan menjadi bagian dari kelompok yang berpengaruh ini, sehingga dapat memperjuangkan kepentingan mereka di dunia internasional.
Palestina BRICS permohonan anggota negara berkembang geopolitik